Tampilkan postingan dengan label JAWA BARAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JAWA BARAT. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Agustus 2020

FAMILY GATHERING GHIBAH SATU FREKUENSI 17-19 JULI 2020

Setelah sekian purnama, akhirnya BPJ Pahawang #18 bikin event lagi bertema Family Gathering. Sebenernya kurang cocok kalo dibilang Family Gathering karena kita gak bawa keluarga masing-masing, lebih tepatnya reunion after pandemi. Walaupun pandemi nya belum berakhir, kita mencoba staycation tipis-tipis untuk menghilangkan rasa kangen setelah camcer di Ranca Upas bulan maret lalu. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Acara yang digelar jumat malam hinggu minggu siang ini bertempat di Villa Kayu Paton Pauh Ciloto, Puncak. Massing-masing berangkat dengan kendaraanya menuju meeting point yang telah ditentukan. Tadinya, kita ingin sekedar nongkrong di Attaawun, namun melihat lokasi tempat yang ramai, kami memutuskan untuk langsung ke Villa.

Sesampainya di Villa, kami bercengkrama hingga pukul 03.00 pagi, lalu dilanjutkan dengan tidur. Pada pagi hari, kami bersiap untuk membuat sarapan nasi goreng. Bagi yang ingin berenang disediakan kolam renang pribadi dan bagi yang hanya sekedar ingin berjalan-jalan, disana banyak sekali perkebunan dayuran dan tanaman hias. 


kolam renang villa paton pauh ciloto, puncak


Ketika siang harinya, sebagian dari kami berjalan-jalan ke Curug Cilember yang terletak di Kawasan Gunung Gede Pangrango. Karena Curug Cilember ini terletak tidak jauh dari villa tempat kami menginap. Untuk tiket masuknya sendiri dibanderol dengan harga 17k perorang. Untuk sampai di Curug Cilember, kami harus menanjak sejauh 2 km dengan jalan setapak bebatuan dikelilingi hutan belantara. Ini juga jalan yang ditempuh oleh pendaki jika ingin ke alun-alun suryakencana atau Camping di Gunung Gede Pangrango. 
pintu masuk kawasan taman nasiona gunung gede pangrango
curug cibeureum


Setelah mendaki selama 2 jam, akhirnya kita sampai di curug cibereum. Saat itu keadaan begitu ramai. Kmaipun hanya sekedar berfoto-foto, lalu kembali turun. Setelah tiba di Villa, kami bersih-bersih, makan siang, makan rujak, berenang, mandi sore dan beristirahat sejenak karena nanti malam kami akan merayakan malam puncak Penganugerahan Ghibah Skuy. 

malam penganugerahan ghibah award

Acara tuker kado

Nominasi pria dan wanita terghibah (dari kiri ke kanan : fery, bang caccing, bang cewang, irma, metha, kak hely)
Foto bersama after tuker kado


Akhirnya, malam yang ditunggu-tunggu tiba, Malam Penganugerahan Ghibah Skuy. Jadi, sebelumnya, kami telah melakukan voting nomiasi paling terghibah laki-laki dan perempuan. Laki-laki terghibah jatuh kepada Fery dan perepuan terghibah jatuh kepada Kak Hely.. Congratz...

acara bakar ikan

Acara dilanjutkan dengan tukar kado, tiup lilin, potong kue, menyanyikan lagu kemesraan, foto bersama bakar ikan dan makan bersama. Setelah malam puncak selesai, kami bersiap tidur, namun ada juga yang bermain kartu dan bermain gitar. 

Keesokan harinya, kami bermain game dengan menggunakan dresscode kaos ghibah satu frekuensi dimana kami dibagi menjadi 3 kelompok, ayam, kambing dan anjing. Game ini dimenangkan oleh tim ayam lalu ditutyp dengan Smoke Bomb dan berenang.
ini tim ayam petok...petok...

Setelah itu, kami bersih-bersih semua pakaian dan perlengkapan, check-out dan diakhiri dengan  ngeliwet bareng dan foto bersama. 

ngeliwet bareng


Foto bersama sebelum pulang

Sekian acara Family Gathering Ghiba Satu Frekuensi, see you next trip....



Selasa, 10 Maret 2020

CAMCER RANCA UPAS

BPJ Pahawang adalah grup yang terbentuk satu bulan yang lalu. Sama-sama punya hobi traveling membuat kita menetap di grup ini hingga saat ini. Setelah perjalanan kita ke pahawang bulan februari, setiap minggunya kita selalu menyempatkan untuk meetup. Enath hanya sekedar karaoke, makan duren atau makan tansus. 
Sebulan berlalu, akhirnya kita merencanakan camping ceria di Ranca Upas pada bulan ini. Semua koordinasi dilakukan melalui grup whatapp. Ada beberapa orang dari kami yg tidak bisa ikut camcer di Ranca Upas karena beberapa hal dan ssebagainya. Kurang lebih sekitar 30 orang kami berangkat ke ranca Upas. Kelompok laki-laki membawa tenda, sedangkan yang perempuan membawa konsumsi. Saya kebagian membawa sosis, roti tawar,bengbeng, milo, dan selai. kelompok wanita yang lain membawa chicken nugget, chicken wings, jagung, energen, dll. Untuk mie rebus kita bawa Masing-maisng.
Berkumpul pukul 23.00 di depan halte UKI, kami berangkat menuju bandung. Waktu subuh kami sudah tiba di kawah putih. Udara dingin menusuk kulit tidak menyurutkan niat kami melihat sunset di skywalk cantingi kawah putih. Namun, hari itu turun gerimis sehingga sunset tertutup kabut tebal. 








Setelah itu, kami berkunjung ke situ patenggang. Walaupun hujan turun rintik-rintik, kami tetap semangat berfoto-foto dan bertiktok ria.



Setelah ke situ patenggang, kami menuju ke pinisi resto. Dis pinisi Resto kita gak sempet makan karena gak ada tempat duduk yang kosong. Padahal udah tergiur liat seblak, mie kocok, bakso aci, dll.


Tidak jauh dari Pinisi Resto, kami beremdam di Tempat Wisata Pemandian Air Panas Cimanggu..


Pukul 17.30, kami tiba di Kampung Cai, Ranca Upas. Ini pertama kalinya saya camping bersama teman-teman Backpacker Jakarta. Terakhir saya camping itu di acara persami waktu kelas 6 SD. Pukul 19.00 semua tenda sudah berdiri, dan kami yang wanita bersiap memasak indomie, menggoreng nugget, sosis, chicken wings, membuat wedang jahe dan sebagian lainnya ada yang membakar jagung. Di waktu malam, kita habiskan dengan bernanyi bersama disekeliling api unggun. Pukul 12.00, kita sudah masuk ke tenda karena dinginnya udara di Ranca Upas saat itu. 


Keesokan paginya, kami mengunjungi penangkaran rusa. Kami sengaja dateng pagi-pagi setelah bangung tidur, karena menjelang siang pasti sudang dipenuhi pengunjung.





Setelah selesai membereskan tenda, kami makan bersama lalu kembali ke Jakarta. Alhamdulillah perjalanan kami lancar. See you in another trip


Senin, 29 April 2019

Bandung, I am In Love

Setiap tahun saya dan suami selalu mneyempatkan untuk berlibur ke Kota Bandung. Selain jaraknya yang dekat dengan Jakarta, Bandung selalu mengenalkan tempat-tempat baru untuk dikunjungi. Tidak cukup rasanya seminggu untuk kita habiskan mengelilingi seantoro kota bandung dari ujung barat hingga ujung timur. Berikut saya rangkung beberapa destinasi wisata di bandung yang sempat saya kunjungi selama 3 hari, diantaranya :
1. Stone Garden, Padalarang, Bandung Barat
salah satu tempat wisata yang berada di Bandung Barat ini menawarkan pegunungan kapur berwarna putih diatas perbukitan. Disana terdapat Goa Panyawangan dan Indian Camp. Stone Garden menawarkan spot instagramable dari ketinggian. Bagi anda yang ingin menguji adrenalin, anda bisa duduk-duduk ditepi jurang indian camp.


2. Dusun Bambu Family Leisure Park
Dengan merogoh kocek 25k saja, kita sudah dapat menikmati keindahan Dusun Bambu Family Leisure Park. Tempat wisata ini cocok untuk berlibur bersama keluarga

3.Tebing Keraton, Dago atas
Yang saya suka kalo jalan-jalan ke Bandung itu jarak tempat wisata yang satu ke tempat wisata yang lain cukup dekat. Jadi, kita dapat berkunjung ke 2-3 tempat wisata dalam waktu 1 hari. Tempat wisata yang saya kunjungi keesokan harinya adalah Tebing Keraton yang terletak di Dago Atas. Tempat wisata ini memang cocok dikunjungi pada pagi hari saat belum ramai pengunjung.

4. Rabbit Tow, Lalaland
Tempat wisata ke empat yang saya kunjungi adalah Rabbit Town, Lalaland. Tiket masuk ke tempat wisata ini adalah 65k. Tempat wisata ini memiliki banyak sekali spot foto instagramable
5. Di hari ketiga, saya mengunjungi alun-alun cicendo,
6. Selanjutnya, saya mengunjungi Kebun matahari di Paris Van Java. HTM nya 10k saja

Ada 2 tempat wisata yang tidak sempat saya kunjungi ketika ke Bandung dikarenakan sore itu hujan turun, yakni Orchid Park dan Curug Cimahi.

Minggu, 16 Desember 2018

Family Gathering To Sukabumi

Pada Hari JUmat, 30 November 2018 Keluaraga Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok touring ke Sukabumi. Berkumpul pukul 06.00 pagi di rumah bu sekdis di Komplek Bumi Cimanggis Endah. Pukul 09.00 pagi, kita baru bertolak ke bogor. saya baru merasakan naik motor terjauh dari depok ke sukabumi dan ternyata ssngat jauh sekali...saya merasa tidak sampai-sampai, ditambah jalanan menuju sukabumi yang sangat macet. Waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 dan kita singgah di sebuah restoran di pinggir jalan raya sukabumi. karena hari itu hari jumat, sekalian bagi yg muslim untuk melkaukan sholat jumat. Sekitar 2 jam, kami istrirahat sejenak. Pukul 14.00 kami melanjutkan perjalanan menuju situ gunung. Jika dilihat dari google map, jaraknya tidak jauh lagi sekitar kurang lebih 1 jam. namun cuaca sore itu kurang mendukung karena rintik-rintik hujan mulai turun.akhirnya, kita harus berteduh disebuah posko. Hingga Kita tiba di situ gunungpun, hujan masih turun dengan derasnya. sehingga kita memutuskan untuk kembali ke penginapan dan melakukan acara tukar kado.
selesai acara tukar kado, kita kembali ke penginpan masing-masing. Bidang arsip menginap di sekitar situ gunung, sedangkan sekretariat menginap di hotel maxone sukabumi, dipusat kota, artinya kita harus menempuh perjalanan selama 1 jam lagi menuju kota sukabumi.







Keesokan harinya, baru kita mengunjungi situ gunung suspension Bridge.. Hari ini hujan juga msih turun dengan derasnya..Beberapa dari kami memutuskan untuk tidak jadi kesana. Namun bagi saya yang sudah terlanjur susah payah ke sukabumi, sangat disayangkan bila kami tidak mengunjungi jembatan yang sedang hits di kalangan instgaramer. Dan Jembatan situ gunung merupakan jembatan terpanjang di Asia Tenggara.
Untuk HTM nya sendiri, kita dikenakan biaya 17.500 per orang untu masuk ke kawan wisata situ gunung dan 3.000 untuk parkir motor.. Untuk menyebarang ke Jembatannya kita dikenakan tarif 50k/orang sudah termasuk tiket masuk jembatan gantung, curug sawer, situ gunung, makanan dan minuman pembuka.
Setelah melalui perjalanan kurang lebih 600 m, akhirnya kita tiba di jembatan situ gunung. Disana kita disuguhkan cemilan beruba pisang dan singkong rebus ditambah teh panas. Sangat cocok dengan udara dingin saat itu .Untuk melewati jembatan ini, kita diharuskan menggunakan tali pengaman yang diikatkan di pinggang kita.






Ketika melalui jembatan, agak2 serem ya..saya tidak berani menengok ke bawah. Pandangan saya tertuju lurus ke depan. saya terus memegangi jaket suami saya..ternya saya phobia ketinggian..hehhhe
setelah tiba diujung jembatan, kami melanjutkan perjalanan ke curug sawer, yang katanya hanya berjarak 300m, namun saya rasa perjalanan sekitar 800 m. Waktu berangkat tidak terlalu lelah karena jalannya menurun, teteapi ketika kembali kita harus menaiki anak tangga. Dan untuk kembali k etempat semula, kita harus melewati situ gunung lagi.

Bagi kalian yang ingin menginap disekitaran situ gunung, banyak sekali mpenginapan disana, diantaranya villa cemara. villa cemara ini berada di depan pintu masuk situ gunung

Rabu, 25 April 2018

Short Getaway to De Voyage

Minggu lalu saya mengajak suami saya untuk jalan-jalan didaerah sekitar bogor. Saya melihat ada tempat baru tepatnya di dalam Bogor Nirwana Residen, dekat dengan The Jungle namanya De Voyage. jadi De Voyage ini mengusung tema bangunan-bangunan ala eropa. Ada menara eiffel didalamnya. Untuk tiket masuknya sendiri dibandrol dengan harga 25k weekdays dan 35k weekend. kita tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar. Karena waktu saya atang pada hari sabtu, ditambah lagi tempat wisata yg baru dibuka, tempat ini sangat ramai sekali ditambah dengan antrian tiket yg cukup panjang.
Di dalam De Voyage ada resto yang dapat kita kunjungi apablia kita lapar dan ingin beristirahat sejenak.