Rabu, 06 Mei 2020

Daftar Lakorn yang wajib di tonton

1. Game Sanaeha ( James Jirayu & Taew Natapohn)
2. Neung Dao Fah Diew ( James Jirayu & Taew Natapohn)
3. Neung Nai Suang ( James Jirayu & Urasaya Sperbund)
4. Paddiwarada ( James Jirayu & Bella Campen)
5. Khun Chai Pittipat (James Jirayu & Bella Campen)
6. Ruk Sukrit ( James Jirayu & Vorakarn Rojjanavatchra)
7. Buang Hong ( James Jirayu & Kimmy Kimberley)
8. Krong Karm (James Jirayu & Bella Campen)
9. Leh Bunpakarn (James Jirayu & Taew Natapohn)
10. Plerng Torranong ( Taew Natapohn & Mario Maurer)
11. Roy Ruk Hak Liam Tawan " The Rising Sun Series" ( Mario Maurer & Taew Natapohn)
12. Bunglang Dok Mai ( Mario Maurer & Toey Jarinporn )
13. Thong Aek Mor Yah Tah Chaloang ( Mario Maurer & Kimmy Kimberley)
14. 3 Noom Nuer Tong ( Kimmy Kimberley & Mark Prin)
15. Ton Ruk Rim Rua ( Kimmy Kimberley & Mark Prin)
16. Nang Rai Tee Rak ( Kimmy Kimberley & Boy Pakorn)
17. Kom Faek ( Kimmy Kimberley & Mark Prin)
18. Abb Ruk Online ( ( Kimmy Kimberley & Mark Prin)
19. Kleun Cheewit ( Mark Prin & Urasaya Sperbund)
20. Buang Athitan ( Mark Prin & Patricia Good)
21. Rak Nakara ( Mark Prin & Taew Natapohn)
22. Khun Chai Taratorn ( Great Warintorn & Preem Ranida)
23. Samee ( Great Warintorn & Preem Ranida)
24. Ruk Tong Oom ( Great Warintorn & Matt Peranee)
25. Tai Ngao Jan ( Great Warintorn & Margie Rasri)
26. Kor Pen Jao Sao Suk Krung Hai Cheun Jai (Great Warintorn & Matt Peranee)
27. Nang Ai ( Great Warintorn & Nicca)
28. Konla Kop Fah (Great Warintorn & Cippy Sirin)
29. My Hero Series : Spell Of The Swan Mark (Great & Saimai)
30. Lub Luang Jai : (Great & Diana)
31. Kao Waan Hai Noo Pen Sai Lub ( Great & Kao)
32. Kularb Rai Glai Ruk (Great & Matt)
33. Porn Prom Onlaweng (Boy Pakorn & Bella Campen)
34 .Fah Krajang Dao ; ( boy & Margie)
35. Mafia Luerd Mungkorn : Hong ( Boy & Janie)
36. Fai Lang Fai ( Boy & Matt)
37. The Cupids Series : Kammathep Hunsa ( Boy & Toey)
38. My Hero Series : Heart of The Motherland (Boy & Chippy)
39. Plerng Naka (Boy Pakorn & Preem)
40. Plerng Ruk Plerng Kaen (Boy Pakorn & Warataya)
41. Fah Fah Ruk  (Toey & Mint)
42. Tra Barb See Chompoo (Pon & Bua)
43. Sapai Import ( Mik &Min)
44. Maturot  Lohgan ( Mike & Mookda)
45. Unwiling Bride / When I Marry Stranger / Jao Sao Jum Yorm : (Mik &Pooklook)
46. So Sanaeha (Porche & Peak)
47. Leh Ruk Bussaba ( Mike & Peak)
48. Khun Mae Suam Roy ( Phon & Bua)
49. Leh Lub Salub Rang ( Nadech & Yaya)
50. Two Spirit Love (Song Huajai Nee Puea Tur) ; Mario Maurer & Mint Chalida
51. The Writer's Project : ( Baifern Phimcanok)
52. Hua Jai Sila (Torn & Fern)
53. Plerng Prang Tian ( Pon & Nicca)
53. Bai Mai Tee Plid Plew ( Baifern & Push DJ)
54. The Sand Princess ( Baifern Phimcanok)
55. Karn La Krang Neung Nai Hua Jai ( Mik & Pimprapa)






Selasa, 10 Maret 2020

CAMCER RANCA UPAS

BPJ Pahawang adalah grup yang terbentuk satu bulan yang lalu. Sama-sama punya hobi traveling membuat kita menetap di grup ini hingga saat ini. Setelah perjalanan kita ke pahawang bulan februari, setiap minggunya kita selalu menyempatkan untuk meetup. Enath hanya sekedar karaoke, makan duren atau makan tansus. 
Sebulan berlalu, akhirnya kita merencanakan camping ceria di Ranca Upas pada bulan ini. Semua koordinasi dilakukan melalui grup whatapp. Ada beberapa orang dari kami yg tidak bisa ikut camcer di Ranca Upas karena beberapa hal dan ssebagainya. Kurang lebih sekitar 30 orang kami berangkat ke ranca Upas. Kelompok laki-laki membawa tenda, sedangkan yang perempuan membawa konsumsi. Saya kebagian membawa sosis, roti tawar,bengbeng, milo, dan selai. kelompok wanita yang lain membawa chicken nugget, chicken wings, jagung, energen, dll. Untuk mie rebus kita bawa Masing-maisng.
Berkumpul pukul 23.00 di depan halte UKI, kami berangkat menuju bandung. Waktu subuh kami sudah tiba di kawah putih. Udara dingin menusuk kulit tidak menyurutkan niat kami melihat sunset di skywalk cantingi kawah putih. Namun, hari itu turun gerimis sehingga sunset tertutup kabut tebal. 








Setelah itu, kami berkunjung ke situ patenggang. Walaupun hujan turun rintik-rintik, kami tetap semangat berfoto-foto dan bertiktok ria.



Setelah ke situ patenggang, kami menuju ke pinisi resto. Dis pinisi Resto kita gak sempet makan karena gak ada tempat duduk yang kosong. Padahal udah tergiur liat seblak, mie kocok, bakso aci, dll.


Tidak jauh dari Pinisi Resto, kami beremdam di Tempat Wisata Pemandian Air Panas Cimanggu..


Pukul 17.30, kami tiba di Kampung Cai, Ranca Upas. Ini pertama kalinya saya camping bersama teman-teman Backpacker Jakarta. Terakhir saya camping itu di acara persami waktu kelas 6 SD. Pukul 19.00 semua tenda sudah berdiri, dan kami yang wanita bersiap memasak indomie, menggoreng nugget, sosis, chicken wings, membuat wedang jahe dan sebagian lainnya ada yang membakar jagung. Di waktu malam, kita habiskan dengan bernanyi bersama disekeliling api unggun. Pukul 12.00, kita sudah masuk ke tenda karena dinginnya udara di Ranca Upas saat itu. 


Keesokan paginya, kami mengunjungi penangkaran rusa. Kami sengaja dateng pagi-pagi setelah bangung tidur, karena menjelang siang pasti sudang dipenuhi pengunjung.





Setelah selesai membereskan tenda, kami makan bersama lalu kembali ke Jakarta. Alhamdulillah perjalanan kami lancar. See you in another trip


Senin, 03 Februari 2020

BACKPACKER JAKARTA PAHAWANG #18

         

       

Setelah saya bergabung dengan backpacker jakarta beberapa waktu lalu, ini pertama kali nya saya mengikuti trip bersama backpacker jakarta. Jadi backpacker jakarta merupakan komunitas bagi pecinta traveling dengan budget murah. Setiap waktu mereka selalu mengadakan open trip dengan biaya sharecost, susah senang ditanggung bersama. Nah, ini adalah trip pertama saya dengan backpacker jakarta setelah beberapa bulan yang lalu saya bergabung dengan komunitas ini. 
Trip pertama yang saya ikuti adalah BPJ Pahwang, dan BPJ Pahawang sudah diadakan sebanyak 18 kali dan peminatnya selalu banyak. Trip ini dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu, 01-02 Februati 2020. Peserta berkumpul di sekretariat Backpacker Jakarta yang terletak di cawang, UKI. Pukul 20.00  kita otw menuju Pelabuhan Merak lalu menyebrang ke pelabuhan bakauhuni. Pukul 03.00 pagi kita sampai di pelabuhan bakauhuni. Dari pelabuhan bakauhuni kita menuju ke pelabuhan ketapang menempuh perjalanan selama 3 jam. Pukul 08.00 pagi, kita menuju ke spot snorkeling penggetahan & cukul bedil, dilanjutkan snorkeling di pahawang kecil dan di sarang nemo. Sore hari nya kita menuju penginapan di Pahawang Besar. Dilanjutkan dengan bersih-bersih, istirahat, hunting sunset. Pada malam hari nya, kita bermain game membuat kita menjadi lebih akrab dan saling mengenal satu sama lain. 
Hari kedua setelah sholat subuh, kita hnting sunrise, sarapan pagi dan berfoto-foto dengan menggunakan dresscode yang sudah ditentukan yakni warna biru. Lalu kita menuju ke pulau kelagian lunik dan kembali ke pelabuhan ketapang. Setelah makan siang, kita menuju ke bakso sony untuk mencicipi bakos tehits se-lampung dan membeli oleh-oleh. Selanjutnya, kita menuju ke palbuhan merak untuk kembali ke jakarta.










   
  

Rabu, 29 Januari 2020

What Do You Think About Japan??

Buat kalian yang sudah atau belum pernah ke Jepang, penting banget untuk mengetahui beberapa hal tentang Jepang, diantaranya :


  1. Jepang itu negara yang bersih. gak ada yang namanya buang sampah sembarangan.kalo gk nemu tong sampah, sampah wajib dikantongin sampai menemukan tempat sampah.
  2. Tepat waktu. Soal ketepatan waktu gak usah ditanya lagi. Gak ada yg namanya kereta ngaret dan udah terintegrasi sama google.jadi telat 1 detik juga jangan harap bakal ditungguin. Dan kalo kita udah ketinggalan kereta di peron 1, kereta selanjutnya bisa datang dari peron 2. Oleh karena itu siapin kaki yang kuat buat naik turun tangga ngejar kereta.
  3. Orang-orangnya baik dan ramah. jadi kalo kita nanya alamat, kita gak cuma ditunjukin tapi langsung dianterin. Kalo kita nanya ke petugas di bandara atau stasiun, mereka akan menjelaskan sedetail mungkin, sampe bawa-bawa peta.
  4. Tranportasi publik yang nyaman dan cepet. Walaupun keretanya penuh tapi gak sampe desek-desekan, gak ada yg ngeluh. Semua mau antri, baris dengan tertib dan teratur. Mereka mempersilahkan orang yang turun dulu, baru naik.
  5. Kloset duduk yg unik dengan banyak tombol dan fungsi yang berbeda. Pertama kali ke Jepang pasti bingung karena banyak banget tombol di Klosetnya, tapi lama-lama kalian akan mengerti dengan sendirinya. Jadi, perbedaan tombol itu adalah perbedaan air yang keluar dari klosetnya. Dam tisu harus dibuang kedalam kloset. karena tisu di jepang merupakan sampah yang bisa terurai dengan air.
  6. kamar mandi ukuran 1m x 1m. Entah kenapa kamar mandi disana hanya didesai dengan ukuran 1x1m. Mungkin karena orang Jepang kurus-kurus kali ya. Kamar mandi di Jepang sudah menyediakan shampo, sabun dan conditioner dalam ukuran besar yang dapat kalian gunakan sepuasnya. Jadi, jika kalian pergi ke Jepang tidak perlu lagi membawa sabun, shampo dan conditioner karena sudah disediakan secara gratis dari pihak hotel.
  7. Payung transparan di jepang yang anti badai. Jadi, semua payung di Jepang itu berwarna putih transparan, gak adalah payung bunga-bunga macam di Indonesia tapi fungsinya sungguh luar biasa, karena payung ini mampu menahan angin topan. Jadi, walaupun ada angin sekencang apapun, payung ini tetap koko dan gak meleyot. Daan ketika kita berkunjung ke restoran di kala hujan, payung harus diletakkan di tempat yang telah disediakan, biasanya di luar restoran. Nah, pas kita selesai makan, ternyata payung kita udah gak ada, tapi ada payung orang lain. Jadi, karena warna dan bentuk payung yang sama, orang Jepang tidak terlalu memperdulikan ini payung milik siapa, jadi salah ambil itu hal biasa. 
  8. Vending machine dimana-mana, mulai dari vending machine minuman, cemilan, makanan, banhkan sampe vending machine baju (tapi saya belum pernah liat yang ini). Jadi kalian gak perlu antri dateng ke store.
  9. Sevel, family mart, good days dimana-mana dan semuanya pasti rame. Rata-rata mereka sekedar membeli cemilan, minuman atau kebutuhan sehari-hari. Mungkin kalo di Indonesia seperti Alfamart atau Indomaret.
  10. Makanan jepang yang enak- enak. Dari mulai roti, onigiri, bento, chiki, es krim, Spagehti dll. Ada juga roti berisi selai kacang merah (saya rasa belum ada di Indonesia). Onigiri dari mulai rasa original, seaweed, buah plum hingga tuna mayonise semuanya enak. Bento nya juga enak-enak. Kalo spageti nya saya gak berani nyoba, karena banyak yang tidak halal.
  11. Porsi ramen yang super gede. Saya tidak tahu apakah orang Jepang makan dengan porsi sebanyak itu. Tapi menurut saya porsinya memang teralu besar. Jadi ada 3 porsi yang bis akalian pesan, diantarnya Standar, medium dan Large. Bagi say porsi standar saja sudah sangat banyak, apalagi porsi large.
  12. Harga air mineral 1,5 liter lebih murah daripada yg 600 ml. Harga air mineral 600 ml biasa dibandrol dengan harga 130 yen atau sekitar 15.000 rupiah, tapi harga 1,5 liter air mineral hanya dibanerol dengan harga 97 yen atau 12.000 rupiah saja.
  13. Harga baju di uniqlo jepang lebih murah daripada di indonesia. Kalo saya lihat di outlet-outlet Uniqlo di Indonesia, harga baju-baju Uniqlo itu sekitaran 999k. Tapi di Jepang sekitaran 6000 yen.
  14. Orang jepang nih jarang banget ngobrol sesama tpurist, kecuali touristnya yg nanya.kalo di kereta mereka lebih sering main HP, baca buku atau ngobrol sm temennya. Jadi bisa dibilang cuek-cuke gitu. 
  15. Orang jepang itu sangat mengutamakan penampilan, dari cara mereka berpakaian, mereka itu sangat stylish. Baju mereka bersih, rapi, wangi dan semua yang mereka gunakan terlihat elegant. Rata-rata cowoknya menggunakan jas, ceweknya menggunakan rok dan coat. Bahkan ketika saya mengantri toilet di Statiun, seorang wanita sedang mengeriting rambutnya. Jadi dimanapun dan dalam keadaan apapun, mereka harus terlihat cantik dan ganteng. Oh, iya rata-rata wanita di Jepang memakai rok pendek, namun mereka tetap aman karena tidak ada laki-laki yang menggoda mereka. Laki-laki di jepang sangat sopan.
  16. Jika kalian bertemu dengan wanita yang mebawa stroller dengan 2 anak, lalu ingin masuk ke dalam kereta yang penuh, kalian akan melihat kondisi dimana tidak ada seorangpun laki-laki yang membantu. Karena membantu wanita di Jepang, bisa dianggap tidak sopan.
  17. Jika kalian sedang duduk didalam bus umu, lalu kalian menemukan seorang lelaki tua yang baru naik bus. Lalu kalian menawarkannya duduk, mereka akan sangat menolak, banhkan mungkin tersinggung. Karena orang Jpenag walaupun sudah tua, mereka sangat kuat-kuat.
  18. Bisa tarik tunai di ATM manapun di jepang minimal ¥ 10.000. Jadi gak usah pusing kalo kekurangan duit, yg penting kartu ATM nya ada isinya
  19. Rata-orang orang jepang menggunakan iphone.
  20. Setiap sore sepulang kerja, biasanya orang Jepang akan berkumpul dan bercengkrama dengan teman-temanya di restoran. 
  21. Olahan serba greentea, seperti ice cream, cokelat, dll

Jika menurut kalian ada yang kurang, kalian bisa menambahkan di kolom komentar

Senin, 13 Januari 2020

DAY 9-11 : Strolling Around Tokyo

Sudah 8 hari kita berada di Jepang, dan ini adalah hari ke-9 itu artinya kita sudah tidak bisa lagi memakai JR Pass. Karena JR Pass kita hanya bisa digunakan selama 7 hari. Dan selama 2 hari ke depan kami akan keliling tokyo menggunakan Tokyo Subway Metro Ticket dan hari terakhir persiapan kami pulang ke Indonesia.
Kami sudah membeli tiket saat di indonesia. Kami membeli lewat klook. Aplikasinya sangat mudah sekali digunakan. Setelah selesai pembayaran, E-Voucher akan terbit dan E-vocher dapat kita tukarkan di Jepang. Saat itu saya menukar E-Voucher di Narita Airport terminal 2. Dan waktu penggunaanya sudah kita cantumkan saat pemesanan.

New Tokyo Subway 24, 48 and 72-hour tickets

Tokyo Subway Metro pass terdiri drai 3 jenis, yakni 24 jam, 36 jam dan 72 jam. Tiket ini akan aktif  pada saat pertama kali kita menggunakan. Misalnya, kita baru menggunakan tiket ini pukul 09.00 pagi dan tiket ini akan berlaku sampai 24 jam ke depan atau jam 09.00 hari berikutnya. Saya memesan tiket Tokyo Subway 72 hours. Kartu ini bisa digunakan untuk jalur Subway dan metro, namun tidak bisa digunakan di JR Line. Untuk harganya 24 jam 100.000, 36 jam 150.000, dan 72 Jam 200.000. 
Jalur Tokyo Subway Metro Line terdiri dari Asakusa Line, Shinjuku LIne, Hibya Line, Cyoda Line, Ginza Lne, Tozai Line, dll.. Untuk Tokyo Subway Route Map bisa dilihat disini
Tempat-tempat di Tokyo yang kami kunjungi, antara lain :
  • Tokyo Tower
  • Senso-Ji temple
  • Tokyo Plaza Harajuku Omotesando

  • Ueno Park

  • Ameyoko, Ueno Night Market
  • Meiji-Jingu Temple
  • Hachiko-Statue
  • Shibuya Crossing
  • Chiba Park
Banyak lagi tempat di Jepang, namun karena hari itu hujan dan kita fokus berbelanja oleh-oleh, jadi kita tidak bisa mengeplore banyak tempat. Dan semua tempat di Tokyo bisa kita kunjungi dengan menggunakan Tokyo Subway Metro Pass.


Day 8 : Menikmati Musim Gugur di Nikko

Nikko adalah sebuah tempat di Prefekture Kanto. Nikko berada diketinggian 1400 m diatas permukaan laut. Nikko sangat tepat dikunjungi pada musim gugur. Dan musim gugur di Nikko berlangsung dari Bulan September-November. 
Dari Tokyo, kalian bisa menggunakan Jr Chuo-Line ke Utsunomiya Station. Dari Utsunomiya Station kalian bisa menggunakan JR Nikko Line dan turun di JR Nikko Station selama 1 jam.


Dari Nikko Station banyak ditawarkan paket perjalanan. Tergantung tujuan kita mau kemana. Berikut, rincian rute pass Nikko Tobu Bus. Semua tiket berlaku untuk 2 hari.
  • Bus Pass berwarna Hijau Muda sampai Yumoto Onsen dengan harga 3000 yen untuk dewasa dan 1500 yen untuk anak-anak
  • Bus Pass berwarna Pink sampai Sanbomatsu dengan harga 2650 yen untuk dewasa dan 1330 yen untuk anak-anak.
  • Bus Pass berwarna kuning sampai Chuzenji Onsen dengan harga 2100 yen untuk dewasa dan 1050 untuk anak-anak
  • Buss Pass berwarna Hijau Tosca sampai Krifuri No Taki dengan harga 600 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk anak-anak
  • Dan World Heritage Sighseeing Bus dengan harga 500 yen untuk dewasa dan 250 yen untuk anak-anak yang berlalu satu hari. 
Dan semua tiket tersedia di Tobu Nikko Tourist Centre atau JR Nikko Station Ticket Office.
Saya membeli Tobu Buss Pass berwarna pink, karena tujuan saya adalah Senjogahara dan Ryuzu Fall. Setelah membeli ticket, kami menunggu di Bus Stop. Kita akan menaiki puncak dengan bus, jalan berkelok-kelok irohazaka disebelah kanan jurang dan sebelah kiri tebing tinggi ditambah kabut tebal membuat kami terus membaca doa sepanjang jalan. Apalagi supirnya perempuan dan sudah cukup tua. 
Bus akan berhenti di tiap halte yang sudah diberi nomer. Setelah menmpuh perjalanan selama 1 jam, akhirnya kami tiba di pemberhentian no. 39 yakni, senjogahara Moor. Yup, tujuan kita kali ini adalah ke Senjogahara Moor dan ke Ryuzu Fall.

Senjogahara adalah tanah rawa yang berada 1400m diatas permukaan laut. Pertama masuk ke senjogahara ini serem banget, kayak hutan jati yang rantingnya pada kering dan daunnya berguguran. Jalanannya sepi gitu, jadi berasa lagi uji nyali teringet film-film jepang tentang hantu. Ada beberapa orang yang lewat, dan ternyata waktu itu jalan menuju senjogahara ditutup. Mungkin bagi orang-orang, mereka udah biasa lewat situ karena dari situ kita bisa menuju ke ryuzu fall dengan berjalan kaki. Tapi karena gk banyak orang yang jalan, kami memutukan untuk kembali ke jalan besar dan menuju ke Ryuzu Fall.







Ryuzu Fall ini letaknya deket banget dari bus stop, tinggal jalan kaki 800 m. Pas ketemu air tejun, gak berhenti-hentinya ngucap syukur Alhamdulillah karena nemu tempat yang cakep banget.
Setelah dari Ryuzu Fall, kami ke Lake Cuzenji dan Futarasan Shrine dan waktu itu hujan sudah turun. Suhu juga sudah berada diangka 8 derajat. Bagi kami yang biasa tinggal di iklim tropis, sungguh kami sangat menggigil kedinginan. Kami tidak jadi masuk ke Futarasan Shrine karena kami sudah kedinginan dan buru-buru ingin masuk ke dalam bus. Namun karena gerimis, kami tidak menungu di bus stop, melainkan di depan pintu masuk futarasan shrine. Alhasil ketika ada bus lewat dan tidak ada penumpang yang turun, kami hanya bisa pasrah menunggu kedatangan bus selanjutnya.

Setelah lama bus tak kunjung datang, akhirnya kami menunggu di seberang jalan berharap bus nya akan datang lebih cepat. Kami berniat untuk mengikuti bus hingga ke pemberhentian terakhir dan ikut kembali ke Nikko Station.
Begitu diperjalanan hujan reda, dan kami melihat senjogahara moor juga di buys stop no. 40. Kahirnya kami turun di bus stop 40, foto-foto sebentar lalu kembali ke bus stop no.

Nikko sangat bagus dikunjungi pada waktu musim gugur...

Senin, 06 Januari 2020

Day 7 : Menikmati Keindahan Gunung Fuji dari Lake Kawaguchi

Setelah melihat prakiraan cuaca hari ini cerah, kami memutuskan untuk mengunjungi Gunung Fuji. Katanya jarang banget yang bisa melihat Gunung Fuji karena lebih sering tertutup awan. Dan perjalanan kita hari ini penuh drama.
Jadi Rute saya mulai dari Hotel tempat saya menginap menuju ke Shinjuku Station karena dari Shinjuku Station saya akan menggunakan Limited Express trains on the Chuo Line menuju ke Otsuki Station. Namun, entah kenapa kereta  Express itu hari itu tidak beroperasi dan kami dialihkan untuk menggunakan piliihan jalur 2, yakni Shinjuku Station-Takao Station-Sagamiko Station-Otsuki Station.

Jadi dari Shinjuku Station, saya naik JR Chuo-Line ke Takao Station dan dari Takao Station saya naik JR Chuo-Line ke Otsuki Station. Tapi karena taifun kemrin, jalur Takao-Otsuki terputus. Sehingga kami harus pindah jalur di Sagamiko station.Dari Sagamiko, baru kami lanjutkan ke Otsuki Station. Perjalanan yang panjang bukan, karena kami harus turun naik kereta pindah jalur. Dari Otsuki station kami lanjutkan dengan kereta non JR Fujikyoku Line menuju ke Kawaguchiko Station. Harga tiketnya 1170 yen  dan ada tambahan biaya 200 yen saat berangkat. Ketika pulang kita bayar 170 yen lagi namun tidah dikenakan charge 200 yen.



Setibanya di Kawaguchiko Station kita naik bus, harganya 1500 yen..Ada 3 warna bus yang melalui 3 rute, yakni warna merah dengan tujuan air Lake Kawaguchi, warna Hijau dengan Tujuan Akhir Saiko-Iyashino-Sato nemba dan warna biru dengan tujuan akhir Lake Yamanaka. Sayang, saya tidak sempat menggunakan bus warna biru karena hari sudah mulai gelap.




Setelah dari lake kawaguchi, kami berganti bus berwarna hijau untuk mengunjungi Iyanisato Nemba. Namun, jam sudah menunjukkan pukul 16.00 dan hari sudah mulai gelap akhirnya kita tidak jadi masuk ke dalam. Untuk masuk kedalam dikenakan HTM 300 yen. Jadi, kita hanya berfoto di jalan saja. 

Tadinya setelah dari lake Kawaguchi kami ingin ke Chureito Pagoda, namun kami tidak sempat karena tiba di Stasiun Kawaguchi saja sudah menujukkan pukul 2 Siang. Perjalanan kami ke Kawaguchi kurang menyenangkan, karena rute yang terlalu panjang sangat membuang-buang waktu dan ketika tiba di Lake Kawaguchi, Mount Fujinya tertutup awan. hari sudah pukul 17.00 dan mulai gelap, kami kembali ke kawaguchi station. Karena kami harus melalui rute pulang yang sangat panjang untuk kembali ke tempat kami menginap.

Minggu, 05 Januari 2020

Day 6 : Indahnya Hamparan Bunga Kochia di Hitachi Seaside Park

Saat malam pertama kami tiba di Tokyo, kami sudah diguyur huja, begitupun ketika menikmati malam di Dotonburi, hujan dan angin. Dan ketika di Arashiyama Bamboo Forest, seharian diguyur hujan. Dan hari inipun , kami melihat perkiraan cuaca Tokyo akan diguyur hujan. Seharusnya kami hari ini ke kawaguchi, namun karena hari intu hujan, kami memutuskan untuk ke kawaguchi ke esokan harinya. Di pagi hari kami akan mengunjungi Tokyo Disneyland untuk sekedar berfoto-foto di Pintu Masuk Tokyo Disneyland. Dari Irori Nihonbashi Hostel dan Kitchen kami naik JM Musashino line ke Nishi-Funabashi Station. Dari Nishi-Funabashi Station, kami naik JE Keiyo Line turun di Maihama Station. Kami tidak sempat mengambil foto bagus, karena waktu itu angin bertiup sangat kencang disertai dengan hujan ringan.


Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan menuju Hitachi Seaside Park. Hitachi Seaside Park ini berlokasi di Prefektur Ibaraki. Hitachi seaside park adalah taman bunga raksasa yang berisi bunga nemophila,narcissus, tulip, poppy, roses, zinia, sunflower, kochia, kosmos dan ice tulip. Kenapa saya memilih mengunjungi Hitachi seaside Park, karena saya ingin melihat bunga kochia berwarna merah yang konon katanya hanya terjadi di bulan oktober.
Dari Maihama Station kita akan menuju Shim-Matsudo Station menggunakan JR keiyo line , lali dlanjutkan dengan Joban Line ke Kashiwa Station. Dari Kashiwa Station kita akan menuju Katsuta Station dengan Hitachi Tokiwa Limited Express dan ini sudah dicover JR Pass. Keretanya lucu sekali berwarna pink. Dari Katsuta Station ke Hitachi Seaside Park tidak tercover JR Pass. Dari Katsuta Station ke Hitachi Seasside Park naik bus harganya 400 yen sekali jalan, 800 yen pulang pergi.  Sedangkan HTM Hitachi Seaside Park sendiri adalah 410 yen untuk dewasa, 210 yen untuk lansia, 80 yen untuk anak sekolah dan gratis untuk balita. Namun, jika kita beli PP sekaligus HTM masuk Hitachi Seaside Park hanya 1080 yen. Oleh karena itu, saya langsung membeli tiket paketan. Tiketnya bisa dibeli didekat katsuta Station. Busnya ada setiap 30 menit sekali.