Sabtu, 18 September 2021

Bagaimana akhir cerita hidupku?

Pasca covid tanggal 25 Juli 2021 lalu sampai saya harus kehilangan orang yang paling saya cintai pada 6 Agustus 2021, sangat mengubah hidup saya. Saya benar-benar belum pernah merasakan sakit seperti ini. Sakit yang tidak ada obatnya. Kesedihan yang begitu mendalam. 

Kehilangan bapak saya membuat hidup saya berubah 180 derajat. Dan pertama kali juga saya menyaksikan sakaratul maut di depan mata saya. Sejak itu, saya mulai berpikir, tidak ada yang patut dibanggakan didunia ini, tidak ada yang akan kita bawa ke alam kubur kecuali amal jariyah. saya ingin menyumbangkan semua yang saya miliki di dunia ini, karena tidak tahu kapan saya akan dipanggil oleh Allah SWT. 

Kematian benar-benar mengajarkan saya bahwa semua ini hanya titipan. Harta, benda, keluarga semua akan kita tinggalkan. Tidak ada yang menemani kita di alam kubur kecuali amalan kita. Belum lagi kita tidak tau sakitnya sakaratul maut seperti apa.kita juga tidak pernah tau apakah di akhir hidup kita bisa mengucapkan syahadat atau tidak? Semua kembali kepada apa yang kita lakukan di dunia.

Kepergian ayah saya merupakan pukulan terberat dalam hidup saya. Saya seperti dilemparkan ke palung terdalam. Saya merasa belum siap kehilangannya, saya merasa belum cukup merawat dan membahagiakannya.

Sempat berfikir juga saya ingin mengikutinya karena saya selalu ingin berada disampingnya. Saya tidak ingin meninggalkannya sendiri, saya ingin menemaninya disana seperti bapak yang selalu menemani dan tidak pernah meninggalkan saya.

Tapi fikiran saya salah, saya masih memiliki ibu yang masih hidup yang harus saya urus, yang masih membutuhkan saya. Dan saya yakin takdir Allah adalah yang terbaik. Saya sayang bapak saya, tapi ada yang lebih berhak dan sayang sama bapak. Bapak bukan milik saya, tapi milik Allah.

Saat ini, saya dan bapak sudah berbeda alam. Kami sudah tidak dapat bertemu. Saya tidak tau apakah disana bapak dapat melihat saya dan mama.

Dahulu saya suka sholat di akhir waktu, jarang melaksanakan sholat sunnah,jarang beramal, sangat boros, suka belanja yang tidak penting dan suka membuang-buang makanan. Sejak kepergian bapak, saya jadi lebih rajin sholat. Saya jadi sholat tepat waktu, sholat sunnah, rajin beramal, membaca Alquran dan berzikir, jarang belanja dan tidak membuang-buang makanan lagi.

Dan disela-sela mengerjakan pekerjaan rumah, saya mendengarkan ceramah agama. Saya benar-benar memanfaatkan waktu. Karena selama ini hidup saya terlalu sia-sia, banyak waktu yang terbuang untuk menonton Drakor, bermain HP dan tidur. Padahal akan ada saatnya nanti saya tidur selamanya.

Saya jg keluar rumah hanya untuk bekerja dan membeli kebutuhan sehari-hari. Sisanya saya habiskan bersama ibu dan suami saya. Karena saya tidak tahu sampai kapan Allah akan memberikan saya waktu bersama ibu saya, sedangkan waktu saya semakin sempit. Saya tidak tahu sampai kapan saya bisa merawatnya..saya takut kehabisan waktu, sedangkan saya belum sempat membahagiakannya.

Saya takut ketika ditanya malaikat, bagaimana saya menggunakan waktu saya di dunia? Bagaimana saya membelanjakan harta saya?

Sekarang saya lebih sering mengingat kematian. Saya sering berfikir, bagaimana akhir hidup saya? Apakah husnul khotimah atau shuul khotimah? Pasti setiap orang mengharapakan Husnul khotimah di akhir cerita hidupnya.

Saya juga tidak ingin menyimpan banyak harta benda, karena harta benda tidak dibawa mati. Lebih baik saya amalkan yang akan menjadi amal jariyah ketika saya sudah meninggal nanti.

Saya juga mulai meninggalkan traveling. Selain saya tidak ingin meninggalkan ibu saya sendiri di rumah, saya juga tidak ingin terlalu fokus mengejar dunia yang fana ini. Keindahan dunia ini tidak dapat saya bandingkan dengan keindahan surganya Allah. Sehingga saat ini saya lebih fokus mengejar akhirat, dimana kita kekal didalamnya.

Keinginan saya sangat besar, saya ingin dimatikan dalam keadaan Husnul khotimah, bertemu dengan Allah dan Rasulnya, dan masuk ke dalam surga firdaus. Saya juga meminta dijauhkan dari fitnah Dajjal, dari siksa kubur, dimudahkan dalam menjawab pertanyaan malaikat Munkar dan nakir, dimudahkan di Padang Mahsyar dan dimudahkan dalam menyebrangi jembatan Sirotul Mustaqim.

Tentu keinginan itu terlalu tinggi untuk digapai oleh pendosa seperti saya. Oleh karena itu saya harus bekerja keras di dunia mengumpulkan pundi-pundi pahala agar memberatkan timbangan amal saya di Yaumil mizan.

Saya ingin dipertemukan kembali dengan ayah saya, kakak saya, dan keluarga saya yang lain.
Setiap selesai sholat saya selalu meminta di pertemukan kembali dengan mereka dan dikumpulkan kembali di surgaNya kelak..Amiin..Aku sangat menanti hari itu, hari dimana kami saling bertemu, berpelukan tidak ada lagi perpisahan,kesedihan dan air mata.

Senin, 23 Agustus 2021

Aku Hanya Memanggilmu, Bapak !

Jumat, 6 Agustus 2021 adalah hari terberat dalam hidupku, karena aku kehilangan sosok orang yang amat kucintai, separuh jiwaku, cinta pertamaku yaitu Bapakku. Berat sekali rasanya aku ditinggalkan oleh orang yang tidak pernah meninggalkanku sedikitpun selama 32 Tahun. Apalagi aku adalah anak satu-satunya.

Aku, Fahry dan Bapakku terkonfirmasi covid pada tanggal 25 Juli 2021. Aku tidak tau, kami tertular darimana. Mungkin bagi aku dan Fahry, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang berat, tapi tidak dengan bapakku. Ketika bapakku tau bahwa beliau positif covid, beliau langsung diam, tak sedikiitpun kata-kata keluar dari mulutnya seakan benda tajam menghujam jantungnya, namun banyak yang ia pikirkan. Bagaimana bisa kami positif covid, bagaimana kedaan anak-anaklu, bagaiman kami bisa melewati ini semua? akankah kami meninggal karena penyakit ini? itulah sebagian kecil mungkin yang ada dipikirannya. "fikirku.

Seketika itu juga tubuhnya langsung kaku tidak bisa digerakkan. Punggungnya sakit katanya. Bapakku memang memiliki riwayat penyakit saraf kejepit yang sudah lama tidak pernah kambuh lagi. Namun, apakah covid menyerang secepat ini dan bisa mengubah fisik seseorang secara drastis? 

Tiga hari berlalu, aku dan fahry sudah mulai membaik,namum aku masih kehilangan indra penciuman. BIsa dibilang fahry mengalami gejala ringan, aku sedang dan bapakku mengalami gejala berat. Berangsur-angsur, tubuhku dan Fahry mulai pulih, penciumankupun sudah mulai kembali.

Lalu bagaimana kedaan bapakku?

Bapakku mengalami demam dan batuk. Aku beri Paracetamol dan Favipiravir. Namun setiap minum, beliu selalu tersedak. Aku tidak tau rasa sakit apa yang ia rasakan, karena semenjak postifi covid, bapakku hanya banyak diam. Bapakku juga hanya sedikit makan dan tidak mau berjemur karena  pinggangnya sakit jika dipakai untuk berjemur. Akhirnya aku membelikan nya kursi roda. Bapakkupun tidur di ruang TV, agar kami dapat mendengar ketika bapak memanggil ingin diantar ke kamar mandi. Setiap hari kami cek saturasi oksigennya bagus, namun tubuhnya semakin lemah. Mungkin karena bapakku tidak mau makan. "fikirku. Saat itu beliau masih bisa berjalan ke kamar mandi, walaupun langkahnya berat dan harus kami papah. Dan beliau selalu mengucapkan istighfar sambil menahan rasa sakitnya. Setiap pagi, aku selalu mengelap tubuhnya dan mengganti pakaianya agar bapakku merasa nyaman dan bersih.

Akupun sedih melihat kondisi bapakku, kalo saja aku bisa menukar rasa sakitnya, biar aku saja yang merasakanya. Tiap malam aku selalu menangis dan berdoa sambil memandangi wajah bapakku yang sedang tertidur. Ya Allah, sembuhkanlah penyakit ayahku, angkatlah penyakitnya, kembalikan kesehatan ayahku seperti sedia kala, karena aku tidak tega melihat ayahku merasakan sakit setiap hati. Berikalanh aku waktu untuk terus bersamanya dan membahagiakannya. Jangan ambil ayahku, Ya Allah.. 

Saat sakit, bapakku pernah minta dibuatkan telur kukus, ya telur kukus adalah makanan kesukaannya. Dan itu adalah permintaan terakhirnya kepadaku. Dan bapak aku selalu membuat telur kukus dengan irisan tomat. Karena saat itu kami semua sedang isoman dan tidak ada tomat di rumah, aku hanya membuatkan telur rebus dengan irisan bawang merah dan putih serta sambal. Kalau saja aku tau itu adalah permitaan terakhirnya, pasti akan aku carikan tomat kemanapun.

Hari demi hari berlalu kedaan bapakku tak kunjung membaik, badan nya semakin lemah. Bahkan kini bapak mnegalami sesak nafas. Akhirnya kami berikan oksigen ketika bapak sesak dan aku meminta obat sesak nafas ke puskesmas. Tiga hari menjelang kepergianya, bapakku selalu tertidur pulas dan selalu mendengkur. Dan kondisi bapakku saat ini sudah tidak bisa berjalan ke kamar mandi. Nafsu makan bapak juga makin menurun. setiap pagi hanya sarapan sari gandum 2 buah, makan jeruk dan beberapa sendok nasi. Dan setiap makan, bapakku sellau batuk. Aku tidak tau apa yang mengganjal di tenggorokan nya. Seandainya, aku dpata merasakan apa yang iya rasakan. Beberapa kali bapakku mau ketika aku suapin jeruk. Bahkan saat ini mgkn hanya air dan makanan halus yang bisa masuk ke tubunya. Namun aku selalu memaksanya untuk makan nasi agar bapak punya sedikit tenaga.

Setiap hari aku selalu mendoakan bapakku. Namun kali ini doaku berbeda. JIka Engkau mengijinkan ayahku sembuh, maka sembuhkanlah. Namu jika kau berkehendak lain, maka berikan;ah yang terbaik untuknya. Karena aku tidak tega melihat ayahku merintih kesakitan, tidak bisa makan dan tidur nyenyak. Kalo aku jadi bapakku pasti aku juga tidak akan kuat merasakan sakitnya.

Kamis, 05 Agustus 2021

Hari ini bapakku mau berjemur menggunakan kursi roda. kau sennag, akeran aku lihat keadaan bapak sudah mulai membaik. Ini kedua kalinya bapak mau berjemur. Setelah bberjemur, aku potong kuku kakinya yang panjang dan Fahry Mencukur brewoknya. Aku tidak tau kalo itu adalah pertanda bahwa bapak akan berpulang besok.

Menjelang malam hari, nafas bapak makin sesak, bahkan kali ini bapak tidak bisa tidur telentang. Bapak hanya bisa tidur sambil duduk. sesekali kami pasangi oksigen untuk membantunya bernafas..Malam itupin aku tidak bisa tidur di kamar. Aku temani bapakku tidur disampingnya di kursi. Kami sama2 terlelap ssebentar.  

Menjelang subuh, nafas bapak makin sesak. Setiap kami pasangi tabung oksigen, bapak selalu melepasnya. Bapak sudah mulai tidak sadar dan tatapannya koosong, terus melihat ketas entah apa yang dia yang lihat. Ucapan Astagfirullah dan Lailahaillah masih keluar dari mulutnya. Saat fahry melantunkan kalimat syahadatpun, bapak masih bisa mengucapkannya. Fahry bergegas memanggis dokter didekat rumah, namun karena dokter tak kunjung datang, kami ingin langsung mebawa bapak kami ke rumah sakit. Kini bapak sudah mulai tidak sadarkan diri, walaupun matanya masih menatas keatas. Tadinya aku tidak yakin bahwa bapakku sedang menghadapi syakaratul maut, aku masih berharap bapakku akan sembuh. Namun kali ini aku pasrah, aku tidurkan bapak dipangkuanku dan aku bisikkan syahadat ditelinganya, aku ikhlas pak. Saa itu bapak masih mengucapkan Lailahaillaah dan masih ada detak jantungnya. kau masih berharap bapak akan bangun kembali.

mama dan tetanggaku terdekat memberikan semangat untuk bapakku.

Kuat, Pak..Kuat "Kata Ibuku

Kuat Pakde..Kuat...."Kata Tetanggaku

Sesaat kemudian dokter datang dan memeriksa kondisi ayahku langsung menekan jantungnya. Saat itu detak jantungnya dan denyut nadinya masih ada, badannyapun masih hangat. Namun dokter berkata ini hanya menunggu waktu. Akupun tertegun dan tak bisa berkata apa-apa, aku mash tidak percaya bahwa ayahku telah tiada. 

Dokter menyarankan agar ayaku tidak dibawa ke rumah sakit jika tidak ingin dimakamkan dengan protokol covid. Sesaat itu tetangga dekat mulai datang. Tubuh ayahku mulai ditidurkan di sofa. Sementara yang lain membereskan barang-bangun di ruang tamu, aku menelfon saudara2 bahwa ayahku sudah meninggal. Kali ini airmataku sudah tidak terbendung lagi, siapapun yang aku kabari kematian ayahku, aku selalu menangis. Lalu aku memberitahu ibuku yang sedang terbarik sakit dikamar bahwa bapak telah tiada. Mungkin ini pertama kalinya dalam hidupku aku menyaksikan syakaratul maut.

Ya. Hari itu Jumat, 06 Agustus 2021 pukul 09.00 ayahku Bpak Tiyoso Bin Noyokromo telah berpulang ke Rahmatullah

Tidak lama kemudian mulai terdengar pengumuman dimushola dekat rumahku yang mengabarkan kematian ayahku. Bendera kuning mulai dipasang, jenazah bapakku mulai dipindahkan ke ruang tamu. Tetangga dan saudara mulai berdatangan silih berganti mengucapkan belasungkawa. Sedangkan aku masih duduk tertegun disampingnya sambil memandangi wajahnya yang sudah terbujur kaku, karena ini adalah saat terakhir aku bisa melihatnya. Aku pandangi wajahnya dan kali ini tubuhnya sudah pucat dan dingin. Kupandangi wajah yang lelah dan renta itu, aku usap kepalanya, lalu aku kecup keningnya. 

Lalu ayahku dimandikan, tubunya putih, bersih, dan tersenyum tipis. Begitu bahagianya ayahku bertemu dengan penciptanya, bertemu dengan Rabbnya, bertemu denganmu ya Allah. Hilang semua sakit yang selama ini beliau rasakan, hilang semua beban yang selama ini dipikulnya. Wajahnya teduh dan tenang. 

Lalu jenazah ayahku mulai dikafani dan aku melihat untuk terakhir kalinya. Masya Allah, senyum yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Wajahnya yang bersih, putih, teduh,ganteng dan terlihat lebih muda. sebegitu bahagianya bapak menghadap Sang Khalik, melepaskan semua bebn adna mekhilaskan apa yang dimilikinya di dunia.

Tiba sudah ditempat peristirahatan terakhir bapak. Lubang sudah di gali, jenzah mulai diturunkan perlahan oleh mensntu dan keponakan bapak. ke liang lahat.Tubuhnya yang dulu berat kini menjadi ringan, bahkan wajahnya bersih dan tampan.. Masya Allah pak..begitu indahnya akhir hidupmu..

Setelah selesai berdoa, satu persatu mulai meninggalkan pemakaman, hanya aku dan beberapa keluarga dekat yang masih  menemanimu. Aku pamit ya, Pak! nanti aku kesini lagi. Kata -kata terakhir yang aku ucapkan diatas pusaramu. Perlahan ku mulai meninggalkan area pemakaman sembari sesekali menengok kebelakang sambil menyeka air mata.

Ya Allah ayahku sendirian di liang lahat. Tidak ada yang menemani ayahku kecuali amal ibadahnya dan doaku yang tak pernah putus untuk nya. 

Setibanya di rumah, kami mempersiapkan acara tahlilan. Saat itu masih banyak kerabat yang datang untuk takziyah. Ketika acara tahlilaln selesai, satu persatu keluarga dan tetangga mulai pulang. Dan disitulah aku mulai merasa kesepian. Mulai merasa kehilangan sosok yang begitu aku cintai..Merasakan kehilangan yang amat terdalam, bahakan hingga hari ini pun aku masih suka menangis mengingatmu pak..

Hanya doa yang bisa kupanjatkan dan lantunan alquran yang aku hadiahkan untukmu pak..semoga engkau tenang di alam sana. Semoga Allah menerima amal ibadahmu, melapangkan kubumu, mengampuni segala dosa-dosamu, memberikan tempat terbaik untukmu, dan memberikan kekuatan serta keihklasan kepada kami yang ditinggalkan...Amiin







Senin, 14 Desember 2020

Bersepeda di Era New Nomal

Semenjak lockdown dari bulan maret lalu, pasti membuat kita merasa jenuh. Oleh karena itu, saya harus selalu melakukan aktifitas agar tubuh tetap sehat. Salah satu aktifitas saya di era new normal adalah bersepede, dengan menerapkan protokol kesehatan tentunya. Memakai masker dan selalu membawa hand sanitizer kemana-kemana.

Menurut saya olahraga tidak perlu berlebihan, yang penting rutin. Oleh karena itu saya selalu menyempatkan bersepeda setip hari walaupun hanya 15 menit, yang penting keluar keringat, badan jadi enteng danlemak-lemak jahat terbakar.

Biasanya saya hanya bersepeda disekitaran Jabodetabek, jika beruntung terkadang saya menemukan spot-spot bagus, biasanya di taman-taman kota atau di pintu masuk perumahan. Contohnya saat saya bersepeda ke Raffless Hills Cibubur, Podomoro Golf View Park, Bukit Golf Riverside, Emeralda Golf Club, Taman Cijantung, Bumi Perkemahan Cibubur dan Universitas Indonesia.

Mungkin bisa jadi referensi bagi temen-temen yang ingin bersepeda di sekitaran Jabodetabek.

1. Raffless Hills Cibubur



2.  Emeralda Golf Club



3. Bukit Golf Riverside






4. Podomoro Park View



5.  Taman Cijantung


6. Universitas Indonesia






7. Tugu Kujang, Bogor



8. Bumi Perkemahan Cibubur

9. Gor Pakansari, Cibinong-Bogor



Senin, 09 November 2020

REVIEW SKINCCARE ROUTINE

Suka banyak yang tanya aku pake skincare apa c? Nah sekarang aku akan review skincare routine aku sehari-hari. Jadi, sebelumnya akutuh rutin pake skincare ternama dan treatment di skin clinic ini, sebut saja "N". Sebenernya aku cocok pake produknya, tapi aku gak kuat mahalnya bo..Untuk pertama-tama cuma pake krim nya aja muka langsung glowing, tapi begitu setahun, dua tahun dan seterusnya krim nya gak terlalu ngefek kalo gak dibarengin sama treatment nya. Kalo krim-krimnya senidri menurutku bagus ya dan harganya reatif, sekitar 100-200 ribuan, cuma treatmentnya ini yang lumayan merogoh kocek agak dalam, berkisar antara 200ribuan hingga jutaan. 

Oleh kerena itu aku mencoba beralih krim lain nih yang harganya lebih bersahabat di kantong, walaupun ada beberapa item yang aku masih menggunakan produk si "N' ini. 

Jadi, sekarang itu aku pake skin care MS Glow Skin. Awal mulanya, aku liat adik sepupuku yang kulitnya item kok lama-lama jadi bening ya. Trus kucobalah untuk bertanya, teryata dia pake si MS Glow Skin ini. Lalu ada temenku beranak dua yang umurnya setahun diatasku namun kulihat wajahnya kok semkain hari nampak semakin muda. Jadilah aku beranikan diri bertanya "pake skincare apa c?" Untuk dia bukan tipikal orang yang pelit-pelit banget buat berbagi informasi. Kan suka ada tuh ya orang yang kalo ditanya pake skincare apa c? Trus jawabnya : "cuma pake air wudhu kok". Hellow...nenek-nenek lagi creambath juga tau kale...Duh, ini gw bikin blog udah kayak mau bikin konten vlog. 

Oke selanjutnya, gw udah berniat nih mau moveon dari krim "N" ini setelah produk gw abis. Pertama-tama gw pesen MS Glow Skin ini di Shopee. Gw coba beli krim pagi dan malamnya dulu. Karena kalo gak cocok kan berabe, buang-buang duit aja. Harga krim paginya 80.000 dan krim malamnya 85.000 (Alhamdulillah...masih masuk dikantong...Aman!)

Harusnya, ini tuh beli serangkaian produknya dari facial wash, toner, krim pagi, krim malam dan serumnya. satu paket ini tuh harganya 300.000 beum termasuk serum. kalo sama serum jadi 450.000. ( Mau cantik mahal ya bo...) tapi karena gw baru mau coba-coba , gw beli krim pagi dan malam nya dulu, biar kalo gak cocok, gak rugi-rugi amat.

Waktu krim nya dateng langsung dong, gw coba tanpa berpikir panjang. Gw pake krim pagi dan malamnya. Disaat bersamaan, gw masih pake Facial wash si "N" dan Skin Toner si "V". Trus gw perhaikan dari hari ke hari, kok muka gw udah keliatan glowing. Jadi, menurut gw fix gw cocok pake si MS Glow Skin ini. 

Di minggu-minggu selanjutnya, gw mencoba menurunkan kadar kesultanan gw. Gw mau ganti facial wash gw ke yang lebih murah dan banyak di pasaran. Waktu itu gw nitip suami gw untuk beliin facial wash bermerk "S" (Kali-kali cocok). Waktu itu, gw nitip suami yang lagi berlanja di supermaket. Jadi Facial wash si "S" ini ada 2 macam, untuk kult normal dan kulit berjerawat. Nah, namanya suami yang beli ya, gak baca-baca, asal ambil aja yang penting mereknya "S", dia ambilah yang buat kulit berjerawarat, padahal dia tau istrinya gak ada jerawat..Hahhaha...(Emang salah biniya sih, lupa bilangin beli Facial wash buat yang kulit normal). Yaudah akhirnya beli tuh facial wash "S" karena faial wash "N" abis.

Setelah dicoba beberapa minggu, kok kulit terasa kering dan makin kusam, gak cerah waktu awal-awal pake MS Glow Skin. Oh ternyata, aku gak cocok sama facial wash si "S" ini. jadi aku kembali menggunakan Facial Wash si "N". Semuanya cocok dan aku rutinin sampe sekarang.

Oke, aku akan mulai review satu persatu ya...

1. Natasha Extra Refreshing Facial Wash For Oily Skin ( Rp 80.000,-)

Natasha Extra Refreshing Facial Wash For Oily Skin adalah Sabun Wajah yang digunakan untuk membersihkan wajah dan menjadikan kulit tampak lebih bersih segar terawat dan membantu mengurangi minyak yang berlebih pada kulit wajah. Cara penggunaan basahi muka dengan air, tuangkan secukupnya pada telapak tangan, tambahkan sedikit air, gosok-gosokkan hingga berbusa. usapkan secara merata pada seluruh wajah kemudian bilas dengan air hingga bersih. Gunakan satu atau dua kali dalam sehari.




2. Viva Cosmetics Air mawar 

Penyegar yang mengandung ekstrak bunga mawar untuk menyejukkan dan menyegarkan kulit, sekaligus memberikan sensasi kelembutan aroma mawar. Gunakan viva air mawar sebagai campran lulur atau masker.



3. MS Glow New Whitening Day Cream (Rp 80.000,-)

adalah produk perawatan kulit yang diformulasikan khusu untuk membantu kulit enjadi lebih cerah, lembut dan sehat. Dan dengan UV filter yang dapat memabnatu melindungi kulit dan pengaruh buruk sinar matahari. Bentuk krim nya kayak Kelly gitu, warnanya kuning, padat dn berminyak.





4. MS Glow Lifting Glow Serum (Rp 150.000,-)

Dengan formula unik dapat mengencangkan dan menghaluskan kulit wajah sehingga kulit tampak cerah. Bentuknya cair namun tidak terlalu encer, berwarna putih dan bikin kulit terasa kenyal.



5. MS Derm Whitening Night Cream ( Rp 80.000,-)

Formula Invatif yang membantu mencerahkan wajah dan juga membantu meratakan warna kulit yang tidak rata, menyamarkan noda hitam, membantu kulit menjai lebih lembut dan tetap sehat. Warna krimnya putih agak sedikit kekuningan pucat. krimnya lembut, jadi lebih cepat habis dibanding krim paginya.






5. Renard Blanc Multilayer Eye Gel (Rp 240.000,-)

Gel dengan formula shape memory yang membantu meningkatkan elastisitas di sekitar area mata dan mulut yang sensitifCara Pakai : Ambil secukupnya dan gunakan di sekitar kelopak mata, tekan ringan seperti memijat sampai produk bener benar teresap. Untuk hasil yang lebih baik, gunakan sebelum tidur setelah pemakaian pelembab wajah.simpan di suhu dingin dibawah 25 derajat Celcius.

aku udah pake eye gel ini 3 bualanan, dan ini awet banget udah 3 bulan belum abis-abis. hasilnya juga memuaskan banget, kantong mata aku mulai kempes, dark cyrcle aku mulai berkurang dan kerutan dibawah mata aku tinggal satu garis. katanya ini krim-krim ala korea gitu tapi masih satu produksi dr. Fredi Setiawan.

Oke.sekian review skincare aku, barangkali ada yang mau ikutan. Selamat mencoba, semoga cocok..


Minggu, 08 November 2020

ONE DAY TRIP JAKARTA CITY TOUR



Jadi trip kali ini kita di arrange sama Teman Liburan yang pemiliknya adalah temen kita sendiri Monic. So, orang-orang yang ikut trip ini adalah teman-temannya Monic. Meeting Point jam 7 pagi di MRT Bundaran HI, lalu kita mencoba MRT ke Dukuh Atas. Dari MRT Dukuh Atas kita menekukan spot instagramable di dekat Stasiun Sudirman, namanya terowongan kendal.

Stasiun MRT Dukuh Atas

Setelah foto-foto di Terowongan Kendal, kita lanjut menikmati Coffee Shop didekat Stasiun Sudirman, namanya Stumpy Coffee. Walaupun tempatnya kecil tapi penataannya rapi dan simpel. Ditambah AC-nya lumayan sejuk menunya terdiri dari coffee, lemon tea dan roti-roti gitu. Karena aku gak terlalu suka coffee, aku mencoba minuman lemongrass tea, enak ternyata seger.



Setelah menikmati segelas lemongrass, kita akan mengunjungi Museum Bank Indonesia. Jadi, dari Stasiun MRT Dukuh Atas, kita naik busway menuju Museum Bank Indonesia. Harga tiket Busway sebesra 3500 saja, kita bisa membayar tunai maupun dengan Tap Cash.
Setibanya di Museum Bank Indonesia, kita langusng membeli tiket masuk seharga 5000 Rupiah saja. Untuk masuk kedalam kita hanya diperbolehkan membawa barang berharga, tas dan jaket dititipkan di receptionist. Musuem Bank Indonesia beroperasi dari pukul 08.00-15.30 pada hari senin-jumat dan pukul 08.00-16.00 pada hari sabtu- minggu.
Tiket masuk museum BI

Foto dulu sebelum masuk ke Museum BI

Didalam Museum Bank Indonesia, kita akan berwisata edukatif melihat sejarah uang, proses pembuatan uang, jenis-jenis uang dari jaman dahulu hingga sekarang, foto mantan presiden Indonesia, ruangan tempat dirumuskannnya naskah proklamasi dan terpampang juga foto mantan gubernur Bank Indonesia dari dulu hinga kini. 





Museum Bank Indonesia ini juga sering digunakan untuk acara resepsi pernikahan.




Dari Museum Bank Indonesia, kami berjalan kaki menuju ke Kota Tua Jakarta. Sebelum masuk ke Kota Tua Jakarta, kami sempatkan untuk makan siang terlebih dahulu. Kami hanya berfoto-foto dari luar saja, karena sudah bebrapa kali saya masuk ke Museum Kota Tua Jakarta.



Beranjak dari Kota Tua, kita akan menuju ke Museum Nasional Indonesia yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat.  Dari Kota Tua kita akan naik bus pariwisata gratis yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta. esuai dengan namanya, Museum Naisonal Indonesia berisi barang-barang antik peninggalan sejarah di Indonesia. Museum Nasional dalam kaitannya dengan warisan budaya adalah lembaga, tempat penyimpanan, perawatan, pengamanan, dan pemanfaatan benda-benda bukti materiil hasil budaya manusia serta alam dan lingkungannya guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian kekayaan budaya bangsa Indonesia, Hingga saat ini koleksi yang dikelola berjumlah 140.000 benda, terdiri atas 7 jenis koleksi yaitu: Arkeologi, Etnografi, Geografi, keramik, Numesmatik & heladrik, perawatan koleksi, sejarah dan pra sejarah. Untuk tiket masuk Museum Naisonal adalah 10.000 saja.

Setelah puas melihat barang-barang peninggalan sejarah di Indonesia, kami menyempatkan untuk berfoto-foto di depan Museum.




Dan tempat terakhir yang kita kunjungi adalah Go-Food Festival di Gelora Bung Karno. Kita aka santai sore sejenak sambil kulineran dan mendengarkan live musik.